Kemacetan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, kembali menjadi perhatian serius. Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, menyoroti masalah ini dalam rapat koordinasi di The Alana Hotel, Kabupaten Bogor, pada Rabu (12/2/2025).
Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini memiliki anggaran fiskal yang cukup sehingga sudah saatnya mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan permasalahan yang sering terjadi.
“Ada dua persoalan besar yang harus segera ditangani. Pertama, musibah di Parung Panjang. Kedua, kemacetan di kawasan Puncak,” ujar Dedi Mulyadi.
Baca Juga :
Villa Puncak Kapasitas Besar: Solusi Tepat untuk Liburan Rombongan




Ia menambahkan bahwa kemacetan di Puncak sudah menjadi masalah klasik yang terus berulang.
“Apa tidak malu kita sebagai warga Jawa Barat? Setiap akhir pekan, Puncak selalu jadi perbincangan—tentang pungutan liar, kemacetan, hingga kejadian orang pingsan dan meninggal,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menilai bahwa para pejabat seharusnya lebih peka terhadap kondisi ini.
“Sayangnya, banyak pejabat justru ikut berlibur saat akhir pekan, bukannya mengawasi dan mencari solusi atas kemacetan ini. Hal seperti ini harus menjadi perhatian kita bersama,” pungkasnya.
Masalah kemacetan di Puncak memang bukan hal baru, tetapi tanpa tindakan nyata, permasalahan ini akan terus berulang. Apakah pemerintah siap memberikan solusi konkret?
- Artikel

Villa Puncak Kapasitas Besar: Solusi Tepat untuk Liburan Rombongan
villa Puncak kapasitas besar. Daripada bingung mencari satu per satu, lebih mudah langsung cek di inspirasiproperti.com.
- Lainnya Untuk Kamu




